Maka saat terjadi awal pandemi, pemimpin dalam Islam akan berusaha memutus penyebarannya dengan langkah lockdown lokal sesuai dengan anjuran dan contoh dari Rasulullah saw. Negara akan segera memisahkan orang yang sakit dan yang sehat. Tentunya langkah ini sangat efektif untuk mencegah tersebarnya virus dan tidak meluas ke wilayah lain. Negara akan bersungguh-sungguh mengawasi orang-orang yang terinfeksi. Serta melakukan rapid tes dan swab tes agar diketahui mana yang sakit dan mana yang sehat. Itupun dengan gratis tidak akan dikenakan beban biaya kepada masyarakat, sehingga negara benar-benar mempunyai data yang valid.
Begitulah hidup dalam sistem Islam, seorang pemimpin akan menjalankan setiap amanah sesuai dengan yang telah di tetapkan Allah Swt. dan Rosul-Nya. Jadi tidak ada pada masa itu dari seorang pemimpin yang berpikir mencari keuntungan dengan mengabaikan keselamatan dan kebutuhan rakyat.













