Jakarta,Bedanews.com
Guru besar UIN SGD Bandung mengatakan bahwa dalam situasi dunia yang semakin kompleks dan penuh konflik, nilai-nilai Islam tentang perdamaian menjadi sangat relevan.
“Allah SWT berfirman: “Dan perdamaian itu lebih baik.” (QS. An-Nisa: 128). Ayat ini menunjukkan bahwa Islam mendorong penyelesaian konflik melalui jalan damai, keadilan, dan rekonsiliasi.” ungkap Prof.Rusdiana, dalam siaran persnya kepada Bedanews.com, Jumat, 27 Maret 2026
Menurutnya, Momentum Idul Fitri dan tradisi Halal Bihalal mengajarkan kita tentang pentingnya memaafkan dan memperbaiki hubungan.
Lebih jauh ia memaparrkan bahwa Ada empat pilar penting dalam menciptakan perdamaian:
1. Konflik sebagai Realitas Sosial: Konflik adalah bagian dari kehidupan manusia, namun harus dikelola dengan bijak.
2. Islam Mengajarkan Keadilan dan Perdamaian: Perdamaian dalam Islam bukan sekadar berhentinya konflik, tetapi hadirnya keadilan dan keseimbangan sosial.
3. Halal Bihalal sebagai Rekonsiliasi Sosial: Tradisi Halal Bihalal mengajarkan kita untuk saling memaafkan dan memperbaiki hubungan.
4. Perdamaian adalah Tanggung Jawab Bersama: Perdamaian bukan hanya tugas pemimpin atau negara, tetapi tanggung jawab setiap individu.













