KAB. BANDUNG || bedanews.com — Produk lokal yang menjanjikan dengan tawaran varian rasa dari bahan dasar olahan Peuyeum (tape), sudah bisa dinikmati masyarakat. Dengan sajian yang memikat dan harga yang terjangkau, dikatakan Camat Cimenyan, Cucu Endang, bisa menjadi penunjang peningkatan perekonomian masyarakatnya karena citarasa yang disajikan dan terlihat lebih berkelas.
Cucu menambahkan, Desa Mandalamekar dari sekitar tahun 1960 sudah terkenal sebagai wilayah penghasil peuyeum yang bagus. Dari peuyeum ini muncullah berbagai inovasi dari warga untuk menjadikan makanan masa kini dalam bentuk kue, bolu, campuran es krim, dan yang lainnya.
Malah Toko Kue Ina Cookies, ia menuturkan, bahan bakunya dari peuyeum yang sengaja dipesan langsung, “Tapi ada juga di beberapa yang dijual dalam bentuk colenak, atau dalam keadaan tanpa di olah yang diwadahi pipiti,” katanya di kantornya, Selasa 14 Desember 2021.
Jadi Peuyeum Cimenyan, ungkapnya, tidak akan kalah dengan makanan impor atau makanan lainnya yang disukai masyarakat milenial. Sebab dari bentuk serta penyajiannya disesuaikan dengan situasi sekarang.
Ciri lainnya dari Peuyeum Cimenyan terbuat dari singkong mentega, dari testur dan warnanya, menurut Cucu, setelah dilakukan permentasi akan merata dan rasanya sangat manis sekali. Apalagi di olah menjadi bahan kue, jelas bisa mengundang cita rasa bagi yang melihatnya.
Ia merencanakan budi daya peuyeum di Desa Mandalamekar akan ditingkatkan secara signifikan. Karena jumlah peminat dan pemesan peuyeum itu sudah sampai ke luar pulau Jawa. Otomatis produksi peuyeum jadi meningkat dan harus memenuhi pesanan semua pihak.
“Bahkan dari peuyeum banyak bermunculan pengusaha kue. Mereka melakukan olahan dari bahan peuyeum dan makanan lain. Alhamdulillah dari usahanya itu perekonomian mereka bisa meningkat di masa pandemi covid 19 ini,” pungkas Cucu. ***













