Alhamdulillah, semoga pada hari Raya Idul Fitri kita semua dapat berkumpul dalam keadaan fitrah, setelah sebulan penuh berpuasa. Sebab Puasa bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi hikmah utamanya adalah lata’allakum tattaquun, sehingga kita menjadi orang-orang yang bertakwa.
“Tentunya Takwa bukan hanya tentang lisan. Takwa berarti kita memiliki pengendalian diri dari segala macam keinginan yang dapat merusak ciptaan spiritual kita. Takwa adalah kita takut jatuh ke dalam dosa, baik bersama orang lain, atau terkadang bahkan ketika kita sendirian, dan kita merasa bahwa Allah mengawasi kita dalam setiap langkah perilaku kita sehari-hari,” katanya melalui telepon selular, Kamis 19 Februari 2026.
Haji Eep mengingatkan, di era digital ini, tantangan takwa sangat sulit. Jika di masa lalu, “Keselamatan seseorang bergantung pada menjaga lidahnya”, sekarang ditambahkan: keselamatan seseorang bergantung pada bagaimana ia menjaga ibu jarinya.”












