Dalam acara itu, dibahas tentang bagaimana media massa konvensional menatap massa depan melalui konvergensi.
Hadir sebagai pembicara, praktisi media massa sekaligus Dosen Komunikasi Fisip Uhamka, Taufan Hariyadi dan pengamat media digital, Rulli Nasrullah. Bertindak selaku moderator praktisi komunikasi,wartawan senior, dosen komunikasi yang juga Komisi Bidang Luar Negeri AMKI Pusat, Algooth Putranto.
Menurut Taufan Hariyadi, tv berita konvensional kian sulit menghadapi media baru berbasis internet karena masih bersifat stickines, sementara media baru bersifat spreadable.
“Konten tv berita konvensional itu sifatnya stickiness, audiens hanya pasif pada satu platform. Sementara palform global berbasis internet, kontennya spreadable atau bisa disebarluaskan. Nah karakter audiens media massa saat ini adalah agen spreadable,” ungkapnya melalui keterangan, Senin (30/6).













