“Dari sisi operasi, Perusahaan terus memperkuat optimalisasi produksi dan efisiensi energi, termasuk peningkatan penggunaan bahan bakar alternatif sebagai bagian dari upaya mendorong operasi lebih berkelanjutan,” terangnya.
Rizki katakan, salah satu dampak inisiatif tersebut diterimanya sertifikat Green Label predikat Platinum untuk Pabrik Lhoknga di Aceh, Pabrik Narogong di Jawa Barat dan Pabrik Cilacap di Jawa Tengah, serta sertifikat Green Label predikat Gold yang diterima untuk Pabrik Tuban di Jawa Timur.
Asosiasi Perusahaan Semen Indonesia (Asperssi) memproyeksikan penjualan semen di dalam negeri akan naik sekitar 1%-2% di tahun 2026. Kinerja positif dicapai Solusi Bangun Indonesia kuartal I 2026 menjadi momentum bagi Perusahaan untuk meneruskan tren pertumbuhan.













