Pihaknya mensyaratkan sosok yang akan mendampinginya itu harus memiliki jaringan, komitmen, dan siap berjuang untuk melanjutkan pembangunan di Kabupaten Majalengka.
“Saya secara pribadi sangat fleksibel dalam hal pemilihan sosok Cawabup, karena pada dasarnya PDI Perjuangan merupakan satu-satunya parpol di Majalengka yang bisa mengusung paslon satu paket tanpa koalisi,” kata Karna Sobahi.
Indra Sudrajat sendiri bukan orang asing di internal PDI Perjuangan Majalengka.
Profilnya tak hanya terbatas pada dunia politik, ia juga telah menjadi kuasa hukum dalam berbagai kasus politik di beberapa daerah di Provinsi Jawa Barat.
Sebut saja, Kuasa Hukum Bupati Majalengka Karna Sobahi dan Wakil Bupati Majalengka Tarsono D. Mardiana, Kuasa Hukum Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri.












