Melalui inovasi ini, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon berharap masyarakat semakin mudah memperoleh informasi yang benar mengenai dokumen perjalanan, prosedur bekerja ke luar negeri, serta risiko TPPO dan penyelundupan manusia.
Pengembangan IRON SIGRA juga diharapkan memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan, meningkatkan efektivitas deteksi dini, dan mendukung pengambilan keputusan berdasarkan informasi yang terverifikasi.
Dengan mengoptimalkan 42 Desa Binaan Imigrasi dan memanfaatkan sistem pemetaan terintegrasi, Imigrasi Cirebon berupaya membangun pengawasan yang lebih responsif sekaligus memperkuat perlindungan masyarakat dari risiko kejahatan terkait migrasi.













