KAB. BANDUNG || bedanews.com — Mendengar dan melihat, berbicara, dan berkunjung langsung ke wilayah mennjadi target prioritas Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauzi, Kamis 22 Oktober 2026, saat melaksanakan Boling (Rebo Keliling) di Kecamatan Ibun.
Menurut legislator senior PKB itu, dengan mendengar langsung merupakan kunci utama dalam membangun daerah. Tentu saja Pimpinan legislatif turun langsung ke lapangan untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan keluh kesah warga secara dekat. Perlu komunikasi yang terbuka dan sinergitas yang kuat agar setiap aspirasi dapat terwujud menjadi solusi nyata.
“Program ini menyeluruh kepada 31 kecamatan, dan setelah peninjauan akan dilakukan dialog aktif tentang harapan dan keinginan masyarakat,” katanya.
Ketua DPRD Renie menjelaskan, maksud dan tujuan kegiatan Boling tidak jauh berbeda dengan Reses. Instrumennya sama kalau divisualisasikan, yaitu:
Menyerap aspirasi masyarakat dengan menjadikan sarana komunikasi langsung untuk mendengarkan usulan, keluhan, serta masukan dari warga dan tokoh masyarakat terkait masalah pembangunan, infrastruktur, hingga pelayanan publik.
Selain itu, melalui program Boling bisa dijadikan ajang silaturahmi untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan komunikasi antara lembaga legislatif dengan masyarakat serta forum tokoh lintas sektoral di tingkat kecamatan dan desa.
Juga memperkuat sinergi kewilayahan, membangun kolaborasi yang erat antara DPRD, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan elemen masyarakat agar program pembangunan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
“Insha Allah setiap aspirasi yang diterima akan menjadi agenda kerja DPRD Kabupaten Bandung. Kita akan berjuang untuk merealisasikannya,” pungkasnya.***













