• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, November 9, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป HILIRISASI MINERBA DALAM FILOSOFI KONSTITUSI: Indeks Hilirisasi – Kesehatan Fiskal

HILIRISASI MINERBA DALAM FILOSOFI KONSTITUSI: Indeks Hilirisasi – Kesehatan Fiskal

angel angel by angel angel
6 Juli 2026
in Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Selama puluhan tahun Indonesia menganut pola ekonomi ekstraktif. Kekayaan mineral diekspor dalam bentuk bahan mentah, sementara nilai tambah terbesar justru dinikmati oleh negara-negara yang mengolahnya menjadi produk industri. Konsekuensinya, Indonesia hanya memperoleh royalti, pajak dan devisa dalam jumlah yang relatif kecil dibandingkan potensi ekonomi sebenarnya. Lebih dari itu, pola tersebut membuka ruang terjadinya kebocoran ekonomi (economic leakage). Nilai tambah, keuntungan industri, penguasaan teknologi, hingga lapangan kerja berpindah ke luar negeri, sedangkan di dalam negeri yang tertinggal hanyalah aktivitas penambangan.

Dalam perspektif ekonomi politik, kondisi tersebut juga memperkuat ekonomi rente. Keuntungan lebih banyak diperoleh melalui penguasaan konsesi, akses ekspor dan perdagangan komoditas mentah daripada melalui inovasi dan penciptaan nilai tambah. Struktur seperti ini menciptakan konsentrasi kekayaan pada kelompok tertentu dan mempersempit ruang bagi industrialisasi nasional. Dengan kata lain, ekspor bahan mentah bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga persoalan distribusi kekuasaan ekonomi.

BeritaTerkait

PRAHARA KETIGA: KETIKA NEGARA TERANCAM DARI JANTUNG KEKUASAAN

8 November 2026

Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

8 November 2026
Page 2 of 8
Prev123...8Next
Previous Post

Jangan Menunggu Embargo: Alarm Strategis bagi Masa Depan TNI dan Pertahanan Indonesia

Next Post

Jodhy Farrel Budiman: Ketahanan Pangan Dimulai dari Keberpihakan kepada Peternak Rakyat

Related Posts

Ragam

PRAHARA KETIGA: KETIKA NEGARA TERANCAM DARI JANTUNG KEKUASAAN

8 November 2026
Ragam

Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

8 November 2026
Ragam

Republik di Balik Barikade: Menghitung Nalar Demokrasi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras

8 November 2026
Ragam

DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Komisi Pemilihan Umum Ke-73

8 November 2026
Ragam

Santrawan Paparang: Jangan Biarkan Polemik Ijazah Jokowi Menggantung, Uji Independen Diperlukan

8 November 2026
Ragam

Menganalisis Ijazah Yang Diunggah Dian Sandi, Dengan Ijazah Yang Dipamerkan di PN Jakarta Timur Dengan Ilmu Logika

7 November 2026
Next Post

Jodhy Farrel Budiman: Ketahanan Pangan Dimulai dari Keberpihakan kepada Peternak Rakyat

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021