• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, November 9, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป HILIRISASI MINERBA DALAM FILOSOFI KONSTITUSI: Indeks Hilirisasi – Kesehatan Fiskal

HILIRISASI MINERBA DALAM FILOSOFI KONSTITUSI: Indeks Hilirisasi – Kesehatan Fiskal

angel angel by angel angel
6 Juli 2026
in Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Oleh: Gunawan Adji, Ir, Ph.D.

JAKARTA || Bedanews.com – Perdebatan mengenai hilirisasi mineral dan batubara (minerba) selama ini cenderung terjebak pada dua kutub. Di satu sisi, hilirisasi dipuji sebagai kebijakan strategis yang mampu meningkatkan investasi, membangun smelter dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Di sisi lain, kebijakan ini dikritik karena dianggap mengganggu perdagangan bebas, menurunkan ekspor bahan mentah, bahkan memicu sengketa dagang internasional. Kedua pandangan tersebut sesungguhnya masih melihat hilirisasi sebagai kebijakan ekonomi semata.

Padahal, apabila ditinjau dari perspektif konstitusi, hilirisasi memiliki makna yang jauh lebih mendasar. Ia bukan sekadar strategi industrialisasi, melainkan instrumen negara untuk mewujudkan amanat Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 yang menegaskan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Dalam kerangka ini, ukuran keberhasilan hilirisasi tidak cukup hanya dilihat dari bertambahnya jumlah smelter atau meningkatnya nilai ekspor, tetapi dari sejauh mana kebijakan tersebut memperkuat kemampuan negara menghadirkan kesejahteraan melalui kapasitas fiskalnya.

BeritaTerkait

PRAHARA KETIGA: KETIKA NEGARA TERANCAM DARI JANTUNG KEKUASAAN

8 November 2026

Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

8 November 2026
Page 1 of 8
12...8Next
Previous Post

Jangan Menunggu Embargo: Alarm Strategis bagi Masa Depan TNI dan Pertahanan Indonesia

Next Post

Jodhy Farrel Budiman: Ketahanan Pangan Dimulai dari Keberpihakan kepada Peternak Rakyat

Related Posts

Ragam

PRAHARA KETIGA: KETIKA NEGARA TERANCAM DARI JANTUNG KEKUASAAN

8 November 2026
Ragam

Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

8 November 2026
Ragam

Republik di Balik Barikade: Menghitung Nalar Demokrasi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras

8 November 2026
Ragam

DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Komisi Pemilihan Umum Ke-73

8 November 2026
Ragam

Santrawan Paparang: Jangan Biarkan Polemik Ijazah Jokowi Menggantung, Uji Independen Diperlukan

8 November 2026
Ragam

Menganalisis Ijazah Yang Diunggah Dian Sandi, Dengan Ijazah Yang Dipamerkan di PN Jakarta Timur Dengan Ilmu Logika

7 November 2026
Next Post

Jodhy Farrel Budiman: Ketahanan Pangan Dimulai dari Keberpihakan kepada Peternak Rakyat

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021