– Kedua, pertumbuhan ekonomi menurun. Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan kerugian akibat pandemi virus Corona (COVID-19) akan mencapai 9 triliun dollar AS pada 2020-2021 atau setara Rp 144.000 triliun. Angka tersebut jauh lebih besar dari gabungan Produk Domestik Bruto (PDB) Jerman dan Jepang.
Dalam keterangan tertulisnya, Ekonom dan Direktur Riset IMF, Gita Gopinath mengatakan, tidak ada satupun negara yang selamat dari krisis yang disebabkan oleh pandemi COVID-19. Negara-negara yang perekonomiannya sangat bergantung pada layanan pariwisata hingga hiburan bakal mengalami disrupsi yang hebat.
Menteri Keuangan Sri Mulyani juga menjelaskan, kerugian ekonomi RI Tahun 2020 mencapai Rp 1.356 Triliun. Jumlah itu setara dengan 8,8 persen dari PDB Indonesia. Untuk sektor penerbangan saja, potensi pendapatan penerbangan yang hilang tahun ini mencapai US$ 314 miliar karena 240.000 penerbangan dibatalkan di seluruh negara.













