• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, September 21, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Harold Simatupang Berang Namanya Dicatut 3 Calon Bupati Garut

Harold Simatupang Berang Namanya Dicatut 3 Calon Bupati Garut

Asep Budi by Asep Budi
22 Mei 2013
in Tak Berkategori
5
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Garut, BEDAnews

Menjelang Pilbup Garut 2013, tugas Panitia Pemungutan suara (PPS) di Garut terbilang berat. Mereka harus memverifikasi berkas dukungan 15 pasangan bakal calon (balon) dari jalur independen secara factual yang dilakukan dimulai sejak Minggu (12/5) lalu.

Saat ini terdapat 2.544 petugas PPS dari 424 PPS di Kab. Garut. Setelah melaksanakan verifikasi berkas dukungan secara administrasi, sampai beberapa hari ke depan mereka akan melakukan verifikasi faktual dengan cara mendatangi warga pendukung secara door to door, ujar Sekretaris FKPPI Kabupaten Garut Harold S. Simatupang kepada BEDAnews.com, Rabu (22/5/2013).

Bakal calon dari jalur independen yang dinyatakan lolos bisa mendaftar bersama bakal calon yang diusung partai politik pada 10 – 16 Juni 2013. Adapun ke-15 pasangan yang lolos ke tahapan berikutnya antara lain, Dedi Suryadi – Dedy Dores, Yamin Supriatna – Dadan Ramdani, Dede Kusdinar – Endang Suryana, Nurdin Mustaqim – Irwan Gunawan, Deden Suparman – Yana Sofyana, Yaya Sumarya – Adjat Nataatmadja, Uus Kudus – Abdul Rohman, Sirojul Munir – Iwan Suwarsa, Asep Badruzzaman – Tutang Wirahman, Muhtarom – Charly van Houten, Hilman Faridz – Heru, Wati Krisnawati – Deni Koswara, Agus Salam – Rizky Usmayadhy, Arip Rahman – Muhamad Surya, dan Nandang – Ahmad, ujarnya.

Dikatakan Simatupang, dugaan praktek penggunaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) ganda dalam berkas dukungan pasangan calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cawabup) dari jalur independen pada Pilkada Garut 2013 satu per satu mulai terungkap. Hal ini diketahui setelah petugas PPS melakukan verifikasi faktual.

Jumlah pasangan cabup dan cawabup yang dukungannya akan diverifikasi sebanyak tujuh pasangan. Namun sebelum diproses, ketimpangan sudah terlihat. Dari jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebanyak 3000 an jiwa, masuk jumlah dukungan sebanyak 9000 orang lebih. Artinya dukungan ketujuh pasangan calon ini sudah tak rasional jumlahnya, kata Asep, PPS Desa Sindangpalay, Kecamatan Karangpawitan.

Jumlah dukungan dari tujuh pasangan calon yang masuk dari desa tersebut, yang melebihi jumlah DPS, diduga banyak data yang ganda dan adanya nama seorang warga dari beberapa pasangan calon lain. Sehingga disinyalir ada kecurangan, ujar ketua PPS.

Harold S Simatupang yang juga pengurus Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), berang mengetahui namanya dicatut oleh tiga pasang calon bupati dari perseorangan. “Ini jelas manipulasi data dan merebut hak seseorang untuk mengeruk keuntungan, tanpa memperdulikan hati nurani si pemilik KTP tersebut. Saya tidak pernah didatangi calon, apalagi diminta mendukungnya, kenal juga tidak,“ sergah Harold dengan nada marah.

Apa ini calon pemimpin yang harus dipilih ?  lanjutnya. “Dukungannya saja bukan hasil pemberian dari yang punya KTP. Entah dengan cara bagaimana sindikat itu mendapatkan KTP dari masyarakat. Yang pasti, banyak masyarakat yang KTP-nya ada di sindikat, justru mereka sendiri tidak tahu menahu kalau KTP-nya dipergunakan pihak lain untuk kepentingan pencalonan bupati/wakil bupati. Dari rumor yang saya terima, salah seorang penghubung calon bupati/wakil bupati mengatakan bahwa mendapatkan KTP dukungan itu melalui konsultannya,” jelas Harold tersenyum sinis.

Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), lanjut Harold, meminta kepada aparat penegak hukum segera turun tangan untuk menyelidiki dugaan adanya kemungkinan manivulasi berkas dukungan masyarakat dalam proses pendaftaran cabup/cawabup Garut dari jalur perseorangan.

Bila nanti diketahui ada kelompok atau sindikat yang biasa mepernjualbelikan KTP, kiranya penegak hukum dimohon tidak segan-segan untuk menangkapnya. “Sebab dengan praktek merekalah sistem Pilkada menjadi rusak. Kelompok ini benar-benar anti demokrasi,” tandasnya. (Sighar)

BeritaTerkait

Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

20 September 2026

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 1710/Mimika Gelar Bakti Kesehatan

20 September 2026
Previous Post

Kiat Sukses Caleg Perempuan Demokrat, Raden Ajeng Ratna Suminar

Next Post

Menyusul Longsor Cilawu, Warga Diminta Mengungsi

Related Posts

TNI-POLRI

Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

20 September 2026
TNI-POLRI

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 1710/Mimika Gelar Bakti Kesehatan

20 September 2026
TNI-POLRI

Kodim 1710/Mimika Rampungkan Jembatan Beton di Kelurahan Pasar Sentral

20 September 2026
TNI-POLRI

TNI Raih Empat Rekor MURI Melalui Berbagai Kegiatan Bersama Masyarakat

20 September 2026
TNI-POLRI

TNI Bagikan 22.000 Porsi Makanan Gratis Untuk Masyarakat pada TNI Fair 2026 Di Monas

20 September 2026
TNI-POLRI

Panglima TNI Pantau Bakti Kesehatan TNI Serentak Diseluruh Indonesia

20 September 2026
Next Post

Menyusul Longsor Cilawu, Warga Diminta Mengungsi

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021