Jakarta,Bedanewd.com-
Hari-hari tasyrik yang tengah dijalani umat Islam disebut sebagai momentum spiritual sarat pelajaran tentang pengorbanan, ketakwaan, persaudaraan, dan kemanusiaan. Hal itu disampaikan Prof.A Rusdiana, dalam siaran pers kepada Media, Jumat,29 Mei 2029.
Ia menyoroti kondisi geopolitik global dan tantangan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Menurutnya,di tengah memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah, jutaan jemaah dari berbagai penjuru dunia termasuk jemaah asal Indonesia tetap melaksanakan wukuf di Padang Arafah sebagai rukun utama ibadah haji.
โDi tengah konflik IranโIsrael, kekhawatiran keamanan penerbangan, dan penderitaan saudara-saudara kita di Palestina, jutaan umat Islam tetap berdiri bersama di Arafah dengan pakaian ihram putih tanpa membedakan bangsa, warna kulit, dan status sosial,โ ujarnya.













