c). Skema Jaminan Sosial Adaptif, untuk mengakomodasi karakteristik bentuk kerja freelance, maka diusulkan skema iuran jaminan sosial yang fleksibel dan adaptif menjadi penting karena kontrak kerja freelance yang pendek dan tidak tetap, berbeda dengan pekerja formal pada umumnya, termasuk dalam kepesertaan jaminan sosial sebagai upaya untuk menutup celah perlindungan di sektor informal yang jumlahnya terus meningkat. Jaminan sosial portable seperti BPJS atau asuransi yang ‘mengikuti pekerja ‘, bukan mengikuti Perusahaan dan model jaminan sosial seperti ini cocok untuk pekerja multi platform.
d). Dorongan membuat skema khusus yang menjadi turuan regulasi gig worker dengan merancang RUU tentang transparansi algoritma, bahwa setiap Platform wajib membuka logika rating, insentif dan suspend, yang berdampak pada pola pembayaran system upah minimum yang berbasis waktu plus biaya operasional lainnya yang dihitung secara real sebagai minimum earning floor yang berbeda dengan UMR dan bukan sekedar UMR. Bagaimana negara hadir dan harus menaklukkan algoritma dengan hukum, dan tidak membiarkan pekerja tunduk pada system tanpa perlindungan












