Hardiknas seharusnya menjadi momen paling tidak nyaman dalam kalender nasional—hari ketika kita berani mengatakan bahwa pendidikan kita belum benar-benar memerdekakan.
Sebab jika tidak, kita hanya akan terus memperingati kemerdekaan pendidikan… dalam sistem yang belum merdeka.***
Penulis adalah:
– Kandidat Doktor di Pascasarjana.
– Pengasuh Pesantren Latifah Mubarokiyah Bantul.
– Dosen STAI Yogyakarta.
– Ketua Harian Perkumpulan Keluarga Pasir Demak (PKPD).
– Penasihat Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN).
Page 5 of 5













