Namun, yang terpenting “tidak hanya mampu memberikan konsep dan gagasan, menuntut hak, menyalahkan pemimpin, menyalahkan sistem, atau sejenisnya, tetapi mari kita sebagai bangsa dapat memiliki sikap adil atau kalau bisa “bersikap ihsan dalam setiap lini kerja yang menjadi tanggung jawab kita”. Kenneth (2011:129) menjelaskan bahwa sikap kerja merupakan sikap seseorang terhadap pekerjaannya yang mencerminkan pengalaman yang menyenangkan dan tidak menyenangkan dalam pekerjaannya serta harapan-harapannya terhadap pengalaman masa depan. Tentang kriteria sikap kerja ini, Ali Marpuji, dkk, (1990), membagi 3 kriteria orang yang bekerja:
Pertama: Bekerja dengan kriteria Adil; Apabila pekerjaan yang dibebankan kepada kita telah dilakukan dengan baik dan kita mendapat imbalan sesuai dengan apa yang telah disepakati, maka kita telah bersikap adil. Firman Allah SWT’, dalam Al-Qur’an An-Nahl: 97; Artinya: “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, Maka Sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (QS. An-Nahl: 97).













