BANDUNG – Wabah corona belum mau pergi. Hingga saat ini, wabah yang pertama kali ditemukan di Wuhan ini masih mencari inang-inang baru dalam tubuh manusia. Setiap hari, pemerintah mengumumkan ratusan pasien baru. Secara global, pertambahan kasus infeksi juga masih terus terjadi kendati grafik penularan secara umum menunjukkan tren penurunan.
Tidak ada yang tahu pasti kapan pandemi ini akan berakhir. Di tengah ketidakpastian itu, kehidupan ekonomi dunia meminta segera dipulihkan. Pemerintah berbagai negara, termasuk Indonesia, telah mempersiapkan rupa-rupa strategi agar warga bisa menjalani hidup berdampingan dengan virus. Kehidupan normal baru, alis new normal, membentang di depan mata.
Dalam rangka menyambut tatanan normalitas hidup baru ini seluruh elemen dituntut bersiap, tak terkecuali dunia usaha yang sedemikian terpengaruh selama beberapa bulan belakangan. Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menjadi salah pihak yang paling dituntut bersiap.













