Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Garut, Atang Subarzah atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tatang Lensa, lahir tahun 1958 dan dibesarkan di Banjar. Masa kecilnya dihabiskan di Cikabuyutan Banjar yang terkenal sebagai daerah sentral.
Tatang pernah kuliah di ATPU Bandung dan lulus pada tahun 1981, kemudian bekerja di Konsultan Perencanaan terkenal di kota Bandung. Di konsultan itu dirinya bekerja hingga tahun 1985, namun dalam kurun waktu tersebut, Sabang sampai Merauke pernah ia sambangi. Hingga kemudian pada tahun 1986, Tatang Lensa menjadi PNS di Kabupaten Garut dengan jabatan sekarang adalah menjadi Staf Ahli Bupati.
Dari buah perkawinannya dengan wanita yang juga asal Banjar yakni Hj. Rikrik Kusniawati, mereka dikaruniai 4 orang anak, satu perempuan dan 3 anak laki-laki dan tinggal di daerah Banjar tepatnya di Kp. Balokang Kacamatan Banjar.
Sebagai seorang Birokrat di Kabupaten Garut, Atang dikenal rendah diri dan berteman dengan siapa saja, baik Birokrat, Politisi, LSM maupun para wartawan.
Baginya, keterbukaan adalah sebuah komunikasi yang baik antara setiap individu. Dengan keterbukaan itulah menurut Atang, maka akan terjalin sebuah komunikasi yang harmonis. "Semasa saya jadi Kepala Dinas, aspirasi bawahan harus diterima apabila dipandang sangat bermanfaat karena pekerjaannya adalah memberikan pelayanan yang terbaik buat masyarakat," ujarnya.
Banjar adalah tanah kelahiran, jadi saya memiliki tanggung jawab yang besar terhadap tanah kelahiran saya, mudah-mudahan suatu saat nanti saya dapat mengabdi di Kota Banjar untuk meghabiskan masa hidup saya, katanya.
"Apabila masayarakat Banjar menginginkan Saya untuk maju ikut serta dalam pencalonan walikota, maka Saya siap, itu juga kalau masyarakat yang meminta," ujarnya menyikapi masa jabatan walikota Banjar yang akan segera berakhir, dimana sudah mulai bermunculan calon yang siap berebut kursi nomor satu di kota Banjar. (Yuyus)











