Karena itu, ia menilai, media memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan ruang publik tetap rasional, terbuka, dan berbasis informasi yang akurat.
Menurutnya, media online kini menjadi penopang utama ruang publik karena memiliki jangkauan yang sangat luas dan mampu menyebarkan informasi secara cepat tanpa batas geografis.
Namun, di tengah persaingan trafik dan tuntutan kecepatan, media tetap harus menjaga etika jurnalistik dan memastikan setiap informasi telah diverifikasi secara benar.
“Tantangan media hari ini adalah menggabungkan kecepatan dengan akurasi, kreativitas dengan etika, serta kompetisi trafik dengan tanggung jawab publik,” kata Albertus.
Ia menambahkan bahwa, kualitas demokrasi di masa depan sangat bergantung pada kemampuan media menjaga integritas informasi dan mencegah penyebaran disinformasi di ruang publik. (Red).












