Cimahi, BEDAnews
Memainkan musik Jazz bagi sebagian orang, mungkin dianggap sesuatu yang sulit. Namun tak demikian bagi Golda Muhammad Rizky Akbar, anak usia 14 tahun yang sangat mahir memainkan music Jazz ini.
Tunas muda musisi Jazz Cimahi ini mengaku kalau musik Jazz memang agak sulit, tapi jika sudah mampu bermain musik jazz akan lebih mudah memainkan music apapun. “Awalnya emang aku mendengar dari orang-orang jika music Jazz itu bagus, setelah dicoba untuk memainkannya memang sangat enjoy karena kaya akan improvisasi dan kita bias lebih ekstrim, aku memang suka yang ekstrim dalam bermain musik,” terangnya, disela-sela helatan Pandiga Music Creative Corner, Jumat malam (10/5).
Pengagum Chick Korea ini, lebih memilih piano dan keyboard sebagai alat music pilihannya. Meskipun awalnya belajar otodidak, namun Golda tak canggung dengan alat musik yang satu ini, malahan dia mampu mengiringi para penyanyi senior dari kelompok vocal Tjimahi Choir saat berkolaborasi di helatan mingguan itu.
Dia mengaku hanya memilih keyboard sebagai alat musik yang ditekuni sejak usia tujuh tahun ini. Dengan belajar sendiri atau otodidak. Golda ingin lebih focus dan lebih mahir sehingga hanya satu alat music saja yang dia kuasai. “Aku belajar keyboards secara otodidak, yang awalnya diajarkan oleh orang tuaku, setiap ada lagu yang aku ingin mainkan aku dengarkan baik-baik lalu akumainkan dengan improvisasiku,” katanya.
Saat tampil di helatan mingguan itu, lagu Spain pun dia mainkan tanpa canggung layaknya musisi senior. Hanya dalam waktu 30 menit saja untuk ‘mengulik’ lagu tersebut, diapun mampu memainkan lagu Jazz yang kesohor itu. Malahan, saat tampil diapun mampu bermain keyboard dengan posisi terbalik. Awalnya dia mengaku agak susah bermain keyboard terbalik, ternyata setelah dicoba dengan teknik bermain terbalik, dan memfokuskan isnting serta pendengarannya untuk lagu yang akan dimainkan, setelah menemukan chordnya, mengalirlah lagu jazz itu.
Melihat potensi anak Jalan Sentral Cibabat ini, Ria Sukarianti, dedengkot Tjimahi Choir mengakui Golda memiliki talenta luar biasa, karena memainkan music jazz tidaklah mudah, seperti inilah yang ingin dimunculkan Tjimahi Choir untuk bermusik. Ria pun mengaku bangga iklim berkesenian mulai tumbuh lagi di Kota Cimahi. Visi yang dibangun Tjimahi Choir 2011 lalu ini merupakan perkembangan yang baik dari dunia musik.
Ria menambahkan, Tjimahi Choir, ingin mewadahi dan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap pelaku seni musik, sehingga kualitas musisi yang ada di Cimahi terus terasah. Pada 25 Mei 2013, Tjimahi Choir kembali akan menampilkan pagelaran di Pandiga Educreation, dengan mengajak genre blues, pop, jazz, atau rock. “Scudetto Band akan menjadi salah satu bintang tamunya. Pagelaran untuk kesekian kalinya ini diharapkan lebih variataif, sehingga terjadi kolaborasi berbagai genre musik,” tandas Ria. (Bubun M)











