BANDUNG, BEDAnews
Menyikapi perkembangan politik di masa kampanye pemilihan umum Gubernur Jabar maupun konstelasi politik secara nasional maupun regional, terlebih menjelang pelaksanaan pemungutan suara dalam Pemilihan Umum Gubernur Jawa Barat tanggal 24 Februari 2013, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) merasa perlu mengokohkan dan merapatkan barisan.
Hal ini diungkapkan Ketua Umum DPP LSM GMBI M. Fauzan Rachman melalui Sekjennya Ade Wahidin, bahwa secara organisasi GMBI dengan tegas menyatakan Netral.
“GMBI dalam pemilihan Umum Gubernur Jabar kali ini, secara organisasi menyatakan Netral terhadap lima pasangan calon Gubernur /wakil Gubernur Jabar yang akan bertarung pada tanggal 24 Februari 2013 mendatang,” tegas Ketua Umum DPP LSM GMBI M. Fauzan Rachman melalui Sekjennya Ade Wahidin kepada wartawan di Horison Bandung, Rabu (13/2).
Ini merupakan hasil keputusan rapat pleno GMBI yang digelar di Hotel Horison Bandung untuk mengambil menentukan sikap politik LSM GMBI terhadap Jawa Barat dan secara nasional dalam menjaga keutuhan bangsa sehingga terwujudnya manusia Indonesia yang cerdik dan cerdas.
GMBI memberi kebebasan kepada seluruh kader dan anggotanya untuk menyalurkan hak politiknya pada saat pencoblosan tanggal 24 Februari 2013 mendatang, ujarnya.
Sementara mengenai rapat pleno sendiri, Ketua Panitia Pelaksana Rapat pleno GMBI, Lamhot Situngkir, SH., didampingi Wakil Ketua Bidang Jarlap GMBI Igor M mengatakan, tujuan diadakannya acara ini, dalam rangka menyikapi perkembangan politik bangsa terkini, di samping pula sebagai sarana konsolidasi menghadapi pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2004, pemilihan legislative (Pileg) dan pemilihan gubernur/wakil gubernur (Pilgub) Jabar 24 Pebruari 2013.
Rapat pleno yang dihadiri sekitar 1.000 orang diikuti oleh seluruh pimpinan wilayah teritorial (wilter) dan distrik seluruh Indonesia. Rapat pleno yang sekeligus pembekalan kepada seluruh pengurus GMBI, dibuka dan sekaligus dipimpin Ketua Umum DPP GMBI M Fauzan Rachman, Sekretaris Dewan Pembina GMBI Drs. H. Idat Mustari, ST serta para tokoh dan jajaran pimpinan GMBI.
Sekali lagi ditegaskan Lamhot m, sesuai garis komando, seluruh jajaran GMBI telah diperintahkan untuk selalu mendukung dan mengawal proses demokrasi di negeri ini.
Lebih lanjut dikatakan, terkait dengan pemilihan gubernur/wakil gubernur Jawa Barat, sikap GMBI secara organasasi adalah mendukung semua pasangan calon, namun secara person tidak ada larangan bagi anggota memilih salah satu pasangan calon.
Pada prinsipnya GMBI mendukung siapa pun pasangan calon yang bertarung dalam Pilgub Jabar 2013. Yang terpenting bagi kita adalah pelaksanaan Pilgub Jabar kali ini berlangsung tertib, aman dan sukses. Suara rakyat GMBI adalah suara rakyat Jawa Barat, kata Lamhot.
Sesuai dengan tradisi organisasi yang ada di dalam GMBI, semua harus taat dan tunduk pada satu komando. Ini merupakan etika dan kode etik organisasi GMBI. Jika komando menyatakan A maka, semua harus mendukung dan menyukseskan apa pun yang terjadi, tegasnya. (hermanto)











