Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Direktur Kampus Binus Semarang, Dr. Fredy Purnomo, S.Kom., M.Kom.. Ratusan mahasiswa mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif berdiskusi mengenai tantangan generasi muda dalam menghadapi ancaman narkoba yang kini semakin kompleks dan dekat dengan kehidupan digital sehari-hari.
Kepala BNNP Jawa Tengah dalam pemaparannya menjelaskan bahwa, Indonesia masih menjadi sasaran pasar besar jaringan narkoba internasional karena kondisi geografis dan jumlah penduduk yang besar. Berdasarkan data survei prevalensi, Jawa Tengah memiliki angka prevalensi penyalahgunaan narkoba sebesar 1,3 persen atau sekitar 195 ribu jiwa terpapar narkoba. Ancaman tersebut kini semakin sulit dideteksi karena memanfaatkan media sosial, platform digital, hingga pola komunikasi tertutup yang menyasar anak muda dan mahasiswa.













