Dukungan terhadap pelaku konservasi juga diperkuat melalui kebijakan pendanaan berbasis masyarakat. Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menyatakan bahwa pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPLDH) akan menyalurkan Rp5 miliar untuk mendukung pegiat lingkungan melalui Layanan Dana Masyarakat untuk Lingkungan. “Pemerintah memahami pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan hidup di tingkat akar rumput,” ujarnya.
Setahun berjalan, arah kebijakan energi dan industri di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran menunjukkan integrasi antara kemandirian energi, transformasi ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan. Kombinasi ketiganya bukan hanya memperkuat fondasi ekonomi nasional, tetapi juga menegaskan bahwa Indonesia mampu tumbuh maju tanpa mengorbankan keseimbangan alam. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keseimbangan antara produktivitas ekonomi dan tanggung jawab ekologis demi masa depan Indonesia yang mandiri dan hijau. (*)












