“Setiap hari kami digembleng fisik, lalu diarahkan untuk menciptakan rekor-rekor tertentu dalam cabang olahraga. Baik olahraga militer maupun cabang olahraga umum,” kenang Tri Aji.
Doni menginginkan prajuritnya bisa mengukir prestasi di Porad, Pekan Olahraga TNI Angkatan Darat yang mempertandingkan cabang-cabang olahraga militer dan cabang-cabang olahraga umum.
“Sebelum ikut Porad, batalyon kami nyaris tidak ada yang kenal. Tapi setelah kami keluar sebagai Juara IV, barulah batalyon Singaraja mulai dilihat orang,” ujar Tri Aji bangga.
Betapa tidak, di event Porad, atlet-atlet Batalyon Singaraja harus bertanding dengan atlet-atlet prajurit dari kesatuan lain yang sudah kesohor.
“Juara 1 Kopassus. Ya, itu kesatuan lama pak Doni kan? Pantaslah. Kemudian juara 2 Kostrad Cilodong, juara 3 Kodam Jaya, dan juara 4 batalyon Singaraja. Wah kami bangga sekali bisa berprestasi di tingkat nasional,” katanya.













