“Nah, satu payung ada yang tidak mengembang sempurna. Mengetahui itu, pak Doni sebagai Dan Brigif lari sangat kencang. Ketika di depan ada lubang yang sangat lebar, beliau melompat setinggi-tingginya. Ukuran normal, saya kira tidak ada manusia yang mampu melompat sejauh itu, tapi entah karena apa, pak Doni berhasil melompati lubang itu, dan berhasil menangkap prajuritnya yang nahas itu. Kejadian itu tidak akan pernah saya lupakan,” kisah Yudi Rombe.
Atas peristiwa itu, Doni pun mengingat dengan baik dan berkomentar, “Alhamdulillah walaupun payung kuncup namun anggota tidak cedera serius. Masalah keamanan harus nomor satu. Tidak boleh ada yang cedera apalagi sampai meninggal karena latihan. Di daerah operasi juga. Target berangkat dan pulang harus dengan jumlah yang sama serta misi berhasil dilaksanakan,” kenangnya. (Red/Egy Massadiah dan Roso Daras).













