Menurutnya, Program MBG hadir tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pola makan sehat dan seimbang. Program ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan konsumsi yang lebih baik sejak dini.
Selain persoalan makanan, Heru juga menyoroti penggunaan gadget yang berlebihan pada anak-anak. Ia menilai ketergantungan terhadap gawai dapat menurunkan aktivitas fisik serta berdampak pada kesehatan dan asupan gizi.
“Anak-anak sekarang kurang kreatif karena handphone. Apa-apa semua lewat handphone. Ketergantungan yang akhirnya berakibat dengan lemas dan kurangnya asupan gizi yang sesuai. Nanti kalau terus-terusan seperti itu, Program MBG dari Bapak Presiden ini tidak jalan. Saya pesan dan ingatkan, jangan menggunakan handphone untuk mendidik anak,” tegasnya.













