Eep sendiri menjelaskan, infrastruktur tidak hanya fokus pada jalan raya saja, tapi kecenderungan lebih mengarah pada air minum yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Selanjutnya ada permukiman dan perumahan, dan hal itu sangat jelas merupakan kebutuhan yang sangat mendasar.
Keluhan seputaran infrastruktur jalan raya, disampaikan juga oleh Kang Ucok yang menuturkan akses jalan ke Pemkab Bandung dari RW19, RW10, RW11, hingga kini belum tersentuh oleh pemerintah. Apakah akan dibiarkan begitu saja tetap rusak, “Kemyataan ini jelas sangat jelas sangat merugikan masyarakat bagkan bisa mengganggu laju perekonomian masyarakat,” ujar Kang Ucok.
Menanggapi aspirasi itu, H. Eep mengemukakan, akan memcoba memfasilitasi masyarakat agar bisa bertemu dinas terkait melalui audensi. “Dengan demikian kita akan mengetahui apa yang menjadi pokok permasalahannya,” ucap Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Bandung.













