“Materi pelatihan difokuskan pada dukungan Psikologis Kelompok Besar, seperti teknik relaksasi nafas dalam, relaksasi otot progresif dan hipnotis lima jari,” ujarnya.
Selain itu, untuk Terapi Kelompok Kecil, membangun harapan, dengan teknik ‘butterfly hug’ dan ‘grounding’, yang disesuaikan dengan siklus kehidupan anak-anak, remaja, dewasa dan lansia.
Selanjutnya setelah mengikuti pelatihan, para kader didampingi tim UI dan IPKJI Jateng langsung mempraktikkan program DKJPS kepada 456 warga di wilayahnya.
Kegiatan diawali dengan skrining awal untuk menilai kondisi psikologis, kemudian dilanjutkan dengan terapi kelompok yang dibagi berdasarkan usia. Untuk usia Dewasa dan Lansia, fokus pada membangun harapan, ‘butterfly hug’ dan ‘grounding’.
Sedangkan Remaja, latihan konsentrasi dan terapi gerakan tubuh, serta anak usia sekolah melakukan terapi bermain untuk mengekspresikan perasaan, paparnya.












