DEMAK || Bedanews.com – Berdasarkan press release kepada sejumlah awak media, oleh Kepala MTs Taqwiyatul Wathon, Hj. Mukhayanah, S.Pd, M.Pd, Rabu (9/9/2026), haul adalah bagian edukasi untuk napak tilas perjuangan para pendiri yayasan Islam Taqwiyatul Wathon.
“Melalui ritual haul, kita memberikan edukasi kepada para siswa dan diri sendiri, untuk napak tilas, agar tahu sejarah juang para pendiri yayasan, jangan sampai lupa asal-usul yayasan tempat kita berkhidmah, juga tempat mengajar dan belajar,” tulis Mukhayanah.
Senada disampaikan oleh ketua yayasan, H. Khambali, Haul merupakan momentum untuk mendo’akan para pendahulu, khususnya hal ini kepada mu’asis yayasan Islam Taqwiyatul Wathon.
“Mari kita teladani sikap juang dan keikhlasan dari beliau para pendiri yayasan,” ujarnya.
Berdasar rilis dari salah satu pengurus yayasan, Nur Hidayatun, ST. rangkaian haul mu’asis yayasan taqwa, diikuti oleh seluruh civitas akademik mulai dari jenjang RA, MI, MTs, MA, hingga Pondok Pesantren Taqwiyatul Wathon.
PAGI, Pelaksanaan haul di pagi hingga siang hari, berupa pembacaan tahlil, Yasin dan Asyrokol, di makam Mbah H. Asrori (pewaqaf), Mbah H. Samsuri (Pendiri & Pembina yayasan) serta Mbah H. Supriyadi (Mantan Ketua Yayasan ke-3).
MALAM, Pada malam hari bertempat di Musholla Pondok Pesantren Tahfidz Taqwa, dilaksanakan Istighosah dan Do’a bersama oleh jajaran pengurus yayasan, tokoh agama & tokoh masyarakat Desa Sumberejo, dewan guru beserta para santri pondok pesantren. (Red).













