Ketua FSKEP Kabupaten Demak, Poyo, saat orasi. (Foto Ist).
DEMAK – Bedanews.com – Ketua Federasi Serikat Pekerja Energi dan Pertambangan (FSKEP) Kabupaten Demak, Poyo, menyuarakan keresahan para buruh terkait maraknya pekerja asing yang mendominasi kawasan industri Jatengland di Demak.
Menurutnya, kondisi ini menimbulkan ketidakadilan bagi tenaga kerja lokal yang masih banyak menganggur.
“Kalau masuk ke Jatengland, bisa dilihat sendiri bagaimana tenaga kerja asing (TKA) keluar masuk. Bahkan banyak dari mereka yang menikah dengan warga Demak. Masalahnya, legal atau ilegal kita tidak tahu. Sementara teman-teman buruh lokal banyak yang belum mendapatkan pekerjaan,” ungkap Poyo melalui video unggahannya yang beredar di medsos & group-group Whatshap, Selasa (9/9/2025).











