“FMKI harus mampu menjadi wajah awam Katolik yang tidak hanya aktif dalam kehidupan iman, tetapi juga transformatif dalam ruang sosial dan politik,” ujar Yohanes Ari Nurcahyo, Ketua Steering Committee Pernas XII Istimewa yang kemudian terpilih menjadi Ketua Badan Pekerja.
*Menghadapi Tantangan Sipil dalam Dunia yang Berubah*
Dalam sesi pembuka, Dr. Yanuar Nugroho, akademisi dan aktivis demokrasi, menyampaikan analisis tajam tentang kondisi demokrasi dan masyarakat sipil saat ini. Ia menyoroti dua tantangan besar yang harus dihadapi FMKI dan kelompok awam lainnya pada periode 2024–2029:
Menyempitnya ruang sipil, akibat kecenderungan otoritarianisme, pelemahan media independen dan kooptasi atas suara kritis.
Rendahnya kapasitas tata kelola negara, yang diwarnai oleh dominasi pejabat politis-transaksional dan kurangnya pendekatan teknokratis.











