Selain itu, pihaknya melakukan skema zero waste pengolahan sampah pada kawasan perkantoran Gedung Sate serta di kantor-kantor OPD di lingkungan Pemdaprov Jabar.
“Kami melakukan pengelolaan sampah mandiri di perkantoran Gedung Sate, mulai dari tempat sampah yang dibagi tiga jenis sampah hingga mengolah sampah organik untuk kemudian dijadikan pupuk,” pungkas Dodit.
Hal senada dikatakan CEO Plastavfall Bank Reza Ramadhan Tarik. Menurutnya, pemilahan diperlukan karena sampah di TPA tidak terolah dengan baik. Masih banyak sampah residu seperti wadah makanan dari plastik serta botol yang masuk ke TPA.
“Karenanya kurangi sampah-sampah tersebut dengan kita membawa tempat makan atau minum sendiri yang bisa digunakan cukup lama,” paparnya.
“Kita menerima sampah-sampah residu seperti botol plastik, kresek, botol kaca , minyak jelantah hingga bahan- bahan dari logam,” imbuhnya.@













