Fakta ini berbeda dengan sistem Islam. Negara hadir untuk mengurusi urusan rakyatnya. Menyediakan fasilitas umum berupa sekolah merupakan tanggung jawab atas amanah yang harus dijalankan. Begitu pun saat terjadi kerusakan, maka negaralah yang harus bertanggung jawab untuk memperbaikinya. Seorang pemimpin dalam Islam harus memahami tugas utamanya sebagai pemimpin dan pelindung bagi seluruh rakyatnya. Dorongan keimanannya kepada Allah menjadikan seorang pemimpin akan menjalankan semua kewajibannya, di samping adanya hisab (perhitungan) dihadapan Allah Swt. di akhirat. Rasulullah saw. bersabda :
“…Imam (Khalifah) adalah raa’in (pengurus rakyat) dan ia bertanggung jawab atas pengurusan rakyatnya…” (HR. al-Bukhari)
Tanggung jawab negara dalam bidang pendidikan adalah mewujudkan generasi yang memiliki kepribadian islami (Syakhsiyah Islamiyah) yang dilandasi keimanan yang kokoh kepada Allah Swt. Serta menguasai ilmu pengetahuan sebagai bekal dalam kehidupan. Oleh karena itu negara wajib menyediakan sarana dan prasarana yang menunjang tewujudnya hal tersebut.













