Clara and Kristina (2017), mengidentifikasi bahwa tinggal di dekat abu batubara, ditemukan secara signifikan peningkatan kemungkinan yang merugikan kesehatan dan masalah tidur untuk anak-anak karena paparan materi partikulat dan logam berat telah diketahui mempengaruhi banyak sistem organ dan merusak fungsi kognitif.
Salah satu penanganan lingkungan yang dapat diterapkan adalah memanfaatkan limbah fly ash untuk keperluan bahan bangunan teknik sipil, namun hasil pemanfaatan tersebut belum dapat dimasyarakatkan secara optimal, karena berdasarkan PP. No.85 tahun 1999 tentang pengelolaan limbah B3, FABA dikategorikan sebagai limbah B3 karena terdapat kandungan oksida logam berat yang akan mengalami pelindihan secara alami dan mencemari lingkungan.













