Bandung, Bedanews.com
Pakar manajemen pendidikan, Prof. Dr.Ahmad Rusdiana,MM., mengungkapkan bahwa dalam sepak bola, kesalahan di lapangan jarang berdiri sendiri. Ia lahir dari koordinasi yang lemah, strategi yang tidak terbagi, atau ego yang lebih besar dari misi bersama. Kampus pun serupa. Ketika mahasiswa gagal disiplin di LMS atau dosen terlambat memberi umpan balik, penyebabnya sering bukan ketidakmampuan personal, melainkan kurangnya sistem kolaborasi antarstrata: dosen, asisten, dan mahasiswa senior.
“Evaluasi sejati bukan mencari kambing hitam, tetapi menata ulang sistem agar semua peran berjalan sinergis. Sama seperti pelatih yang membuka ruang diskusi dengan manajer dan pemain, kampus perlu membangun budaya terbuka antara dosen senior, dosen muda, dan tutor sebaya. Kolaborasi inter-strata inilah fondasi ekosistem pembelajaran yang sehat dan berkelanjutan.” Prof. A.Rusdiana, kepada Bedanews.com,Rabu, 15 Oktober 2025












