BANDUNG, BEDAnews – Pemerintah Kota Bandung mengakui jika tantangan terbesar dalam pengelolaan sampah di Kota Bandung bukan hanya soal teknologi, tetapi cara pandang masyarakat terhadap sampah.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin saat acara Talkshow Radio Sonata, Jumat 14 November 2025.
“Tantangan utama bagi kami adalah bagaimana mengubah paradigma dari ‘sampah itu dibuang saja’ menjadi ‘sampah diolah sejak awal’. Mulai dari rumah tangga, kawasan, sampai titik pengumpulan, semuanya harus berubah mindset,” ujar Erwin.
Selain perubahan perilaku, Erwin juga menyoroti keterbatasan lahan dan infrastruktur pengolahan sampah.
“Kita punya keterbatasan kapasitas di tempat pembuangan akhir. Karena itu, pengelolaan harus dilakukan sedekat mungkin dengan sumbernya. Pemerintah, masyarakat, dan mitra swasta harus bekerja sama lebih kuat,” ungkapnya.













