Reformasi birokrasi akan kehilangan daya apabila hanya mengubah nama status sambil mempertahankan ketimpangan. Pembentukan aparatur profesional membutuhkan kesungguhan negara menghargai orang-orang yang menjalankan pekerjaannya sehari-hari.
Negara tidak pantas meminta para pekerjanya menjaga martabat pelayanan publik sambil membiarkan martabat mereka bergantung pada belas kasihan. Jika pengabdian dituntut secara penuh, tanggung jawab pemerintah terhadap kelayakan kerja juga harus dipenuhi. ***
Page 7 of 7













