Disebutkan, anggaran yang digelontorkan untuk program tersebut tergolong besar dan membuat provinsi lain “cemburu”. Namun demikian itu demi kebaikan bersama untuk meningkatkan kualitas penghafal Al-Qur’an.
“Program ini tentu saja di cemburui tetapi di cemburui yang baik oleh masyarakat yang tinggal diluar jawa barat, mana ada anggaran sampai puluhan miliar dan total setahun ratusan miliar untuk pementasan peningkatan kualitas para penghafal quran diluar Jawa Barat,” tuturnya.
Ditambahkannya, wajar saja dan menjadi sangat luar biasa jika Program Sadesha ini mendapatkan piagam dari Museum Rekor Indonesia (Muri), tapi menurutnya pencapaian tersebut bukanlah tujuan utama, tapi tersosialisasi nya penghafal Al-Qur’an di desa-desa adalah #goal# nya.













