Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat, diikuti oleh para siswa sebagai representasi Gen Z yang menjadi fokus utama dalam penguatan karakter, kesehatan, serta ketahanan terhadap pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba.
Dalam paparannya, Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Toton Rasyid, S.H, M.H, menegaskan bahwa, Gerakan ANANDA Bersinar merupakan tonggak transformasi P4GN menuju pendekatan yang lebih humanis dan berorientasi pada keluarga. “Gerakan Nasional ANANDA Indonesia Bersinar adalah langkah transformasi P4GN. Kita tidak lagi hanya berbicara soal penindakan, tetapi membangun ketahanan sejak dari anak dan keluarga. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu keluarga dan sekolah,” terangnya.
Beliau juga menekankan bahwa, meningkatnya keterlibatan pelajar dalam kasus narkoba menjadi alarm serius bagi semua pihak. “Data menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan pelajar dalam kasus narkoba. Ini menjadi alarm bahwa sekolah harus menjadi benteng, bukan celah. Kita hadir untuk memperkuat ketahanan diri generasi muda agar mampu mengatakan tidak terhadap narkoba,” ujarnya.













