Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung, mulai dari sesi diskusi, tanya jawab, hingga partisipasi dalam berbagai rangkaian edukasi. Hal ini mencerminkan meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap pentingnya hidup sehat, memahami apa yang dikonsumsi, serta menjauhi narkoba sebagai bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri dan masa depan. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa, pendekatan edukatif yang interaktif dan relevan dengan gaya hidup Gen Z mampu menjadi sarana efektif dalam menyampaikan pesan pencegahan secara lebih membumi dan mudah diterima.
BNNP Jawa Tengah berharap, kegiatan kolaboratif berbasis CSR ini dapat terus diperluas dan direplikasi di berbagai wilayah sebagai bagian dari strategi nasional dalam membangun generasi muda yang sehat, berkarakter dan berdaya saing. Melalui sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, media dan sektor swasta, diharapkan tercipta ekosistem yang kuat dalam mendukung pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini. Upaya ini sejalan dengan semangat Gerakan Nasional ANANDA Bersinar, yang menempatkan anak dan keluarga sebagai pusat dalam membangun ketahanan bangsa menuju Indonesia yang bersih dari narkoba. (Red).













