• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Dua Anak Harimau Benggala Mati, Panleukopenia Bawa Duka di Kebun Binatang Bandung

Dua Anak Harimau Benggala Mati, Panleukopenia Bawa Duka di Kebun Binatang Bandung

admin by admin
26 Maret 2026
in News
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

“Kami sangat berduka. Kedua anak harimau ini bukan sekadar satwa tetapi sudah menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Bandung,” ujarnya.

Kedua harimau tersebut dilaporkan meninggal pada pagi hari, bertepatan dengan pergantian jadwal piket petugas. Sebelumnya, sempat muncul harapan setelah salah satu anakan menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

Menurut tim dokter, peluang hidup biasanya meningkat jika satwa mampu bertahan lebih dari 48 hingga 72 jam. Namun, kondisi salah satu anakan kembali menurun drastis hingga akhirnya tidak tertolong.

Gejala yang muncul pada kedua harimau antara lain muntah, diare, hingga adanya darah pada feses indikasi kuat infeksi virus yang menyerang sistem pencernaan dan imunitas.

BeritaTerkait

Pemkab Kapuas Susun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah, Libatkan Lintas Sektor dan Akademisi

6 November 2026

Antisipasi Gangguan Operasional Pesawat, FDI Tasikmalaya Imbau Pilot Drone Tertib Aturan dan Koordinasi

5 November 2026

Menanggapi kejadian ini, pihak kebun binatang langsung melakukan langkah antisipatif, termasuk pembersihan kandang secara menyeluruh serta penyemprotan disinfektan secara intensif guna mencegah penyebaran virus.

Page 2 of 3
Prev123Next
Tags: anak harimau BenggalaBBKSDA Jawa Baratharimau BandungKebun Binatang Bandungkematian satwa Bandungkonservasi satwapanleukopeniavirus panleukopenia
Previous Post

Pecahkan Rekor , Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Next Post

Ketahanan Energi di Titik Rawan: Ketika Cadangan BBM Nasional Hanya Bertahan 26 Hari

Related Posts

News

Pemkab Kapuas Susun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah, Libatkan Lintas Sektor dan Akademisi

6 November 2026
News

Antisipasi Gangguan Operasional Pesawat, FDI Tasikmalaya Imbau Pilot Drone Tertib Aturan dan Koordinasi

5 November 2026
Edukasi

DPRD Jabar Berharap Seluruh Venue Pertandingan Proprov Dipersiapkan Secara Optimal

5 November 2026
News

Kemendagri Dampingi Hulu Sungai Utara Tingkatkan Kualitas Pelayanan Dasar

4 November 2026
News

Kemendagri Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah, BPD, Fintech dan Dunia Usaha untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Digital

4 November 2026
Poto: Istimewa
Hukum

Bareskrim Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden RI, Satu Orang Masih Diperiksa

4 November 2026
Next Post

Ketahanan Energi di Titik Rawan: Ketika Cadangan BBM Nasional Hanya Bertahan 26 Hari

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021