“Meningkatnya warga Kota Cirebon yang mendatangi kelurahan, Dinsos, Disdukcapil maupun BPS karena merasa status desilnya tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya harus dibaca sebagai alarm serius bagi pemerintah daerah,” kata Rinna pada Rabu (16/9/26).
Politisi PAN tersebut menegaskan, pemerintah tidak cukup hanya memberikan penjelasan bahwa proses pemutakhiran data tidak secara otomatis membuat status desil seseorang turun.
Menurutnya, hal yang lebih penting adalah memastikan data yang digunakan dalam menentukan desil benar-benar menggambarkan kondisi riil masyarakat.
Rinna memahami bahwa desil merupakan hasil pengolahan data menggunakan metodologi tertentu sehingga perubahan status tidak bisa dilakukan hanya karena adanya pengajuan keberatan dari masyarakat.













