“Bahwa sudah terjadi perlawanan terhadap keputusan pemerintah, itu baru rencana (larangan ekspor) perlawanan sudah dimulai, gendang perang sudah dimulai di saat ekspor masih berjalan secara normal,” ungkapnya.
Disaat ada kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO) di 1 Februari 2022 langsung membuat minyak goreng saat itu langkah.
Andre mengingat pada 1 Februari lalu ketika pemerintah melaksanakan keputusan DMO dan DPO, saat itu membuat minyak goreng menjadi langka.
“Tapi kalo ada pak Mendag (Menteri Perdagangan) datang ke daerah tertentu langsung banjir. Pak Mendagnya pulang, 2 jam kemudian minyak gorengnya hilang,” imbuhnya.
Andre menggambarkan bahwa dugaan perlawanan oligarki pemerintah itu terlihat jelas.
“Oligarki-oligarki itu melakukan perlawanan terhadap kebijakan pemeritah itu jelas,” tegasnya.











