Cimahi, BEDAnews
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat menodorong Calon Walikota Cimahi dari Partai Demokrat Cecep Rustandi menjadi pemenang Pilkada Kota Cimahi September mendatang.
Wakil Sekretaris Bidang Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi DPP Partai Demokrat Agung Budhi Santoso, mengatakan, pihaknya melakukan berbagai cara untuk mensosialisasikan figur Cecep di masyarakat Kota Cimahi.
“Kami berusaha membantu yang bersangkutan melalui cara sosialisasi kepada masyarakat, targetan kami calon yang kami usung menjadi pemenang Pemilukada di Cimahi,” katanya, usai peresmian Masjid Assidiq di Komplek Parmindo Kelurahan Melong Kecamatan Cimahi Selatan, Jum’at (3/8).
Ditetapkannya nama Cecep Rustandi sebagai calon walikota dari Partai Demokrat, dilakukan bukan tanpa sebab. Karena dari tiga nama yang diusulkan oleh DPC Partai Demokrat, nama Cecep mengungguli dua nama lainnya yaitu Ade Irawan dan Aida Cakrawati. Hasil survey itu menjadi dasar bagi DPP untuk menetapkan calon wali kota yang akan diusung.
Sementara itu, terkait dengan nama Eman Sulaeman sebagai wakil walikota Cimahi, Agung mengaku meski secara pribadi tak hafal betul dengan nama Eman, namun sebagai Ketua Asosiasi Kontraktor Listrik (AKLI) Jawa Barat, figur Eman memiliki kapasitas dalam memimpin sebuah orgaisasi, hal itu menjadi bekal baginya saat nanti menduduki jabatan di pemerintahan.
Saat ditanya soal target yang diberikan kepada pasangan Cep Eman, Agung menyatakan pihaknya tak memasang target harus berapa persen pasangan ini meraih dukungan suara. Karena DPP Partai Demokrat hanya mengnginkan supaya kadernya bisa memenangkan pemilihan umum kepala daerah.
”Kami tak menentukan berapa target raihan suara untuk pasangan ini, targetan kami adalah pasangan Cep Eman memenangkan Pemilukada Cimahi tahun ini,” tukasnya.
Sementara itu, Calon Walikota Cimahi Cecep Rustandi terus melakukan sosialisasi dengan sejumlah elemen masyarakat, termasuk dengan para pengemudi becak di Kota Cimahi. Pada kesempatan itu, Cecep melakukan dialog dan menampung aspirasi para pengemudi becak di Jalan Kobon Kopi Kelurahan Cibeureum Kota Cimahi.
Oyon, 52, salah seorang pengemudi becak di derah itu berharap supaya keberadaan para tukang becak di Kota Cimahi mejadi perhatian pemerintah daerah untuk meingkatkan kesejahteraannya.
“Bukan keinginan kami untuk menjadi pengemudi becak, namun demi menghidupi keluarga, terpaksa hal ini kami lakukan, kami berharap supaya kami tidak dauber-uber oleh petugas trantib, karena ini merupakan satu-satunya penghidupa yang harus kami lakukan,” pungkas dia. (M.Fachri)













