Bandung, BEDAnews – Musda bukan sekadar ajang memilih pemimpin baru, tetapi momentum konsolidasi untuk memperkuat peran Golkar Jabar dalam politik nasional. Hal itu disampaikan wakil ketua umum DPP Golkar Idrus Marham pada acara Musyawarah Daerah ke-11 DPD Golkar Jawa Barat di Hotel Trans, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Kamis, 2 April 2026
Idrus menyampaikan pesan dari Ketua Umum Golkar agar seluruh kader tetap berada di garis depan dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menurut Idrus, Golkar harus menjadi kekuatan politik yang mampu menjelaskan berbagai kebijakan pemerintah kepada masyarakat, mulai dari ketahanan pangan, energi, hingga penguatan UMKM dan koperasi.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar Jabar sebelumnya, Ace Hasan Syadzily, telah memastikan dirinya tidak kembali mencalonkan diri. Ace memilih tidak maju karena saat ini mengemban tugas negara sebagai Gubernur Lemhannas.
Ace Hasan Syadzily TB menambahkan, Musda ke-11 Partai Golkar Jawa Barat memuat tiga agenda utama, yakni penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan DPD Partai Golkar Jawa Barat selama lima tahun terakhir, pembahasan program-program strategis partai, serta pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat untuk periode 2026-2029.
Musyawarah Daerah ini berlangsung di tengah menguatnya dinamika internal partai, setelah dua kandidat resmi mendaftar dalam bursa calon Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat. Kedua kandidat tersebut adalah Daniel Mutaqien dan Ahmad Hidayat.
Ace menilai Golkar adalah partai yang matang dan berpengalaman, sehingga perbedaan dukungan dan persaingan internal harus dipandang sebagai bagian dari proses demokrasi partai.
Daniel Muttaqin Resmi Pimpin DPD Golkar Jawa Barat
Daniel Mutaqien Syafiudin yang saat ini menjabat ketua harian DPD Golkar Jabar, resmi terpilih sebagai Ketua DPD Golkar Jabar melalui mekanisme aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-11 DPD Golkar Jabar.
Dalam forum Musda yang dihadiri pengurus pusat hingga seluruh DPD kabupaten dan kota se-Jawa Barat itu, Daniel Mutaqien akhirnya ditetapkan sebagai Ketua DPD Golkar Jabar setelah mendapatkan dukungan penuh peserta Musda.
Dengan terpilihnya Daniel Mutaqien secara aklamasi, kini ia resmi menjadi nahkoda baru DPD Golkar Jabar untuk periode kepemimpinan berikutnya. Keputusan aklamasi tersebut menunjukkan kuatnya dukungan dari kader Golkar di berbagai daerah terhadap Daniel.
Ke depan, Daniel Mutaqien diharapkan mampu memperkuat konsolidasi Golkar Jabar, sekaligus meningkatkan perolehan suara partai dalam berbagai kontestasi politik mendatang. Sebagai salah satu provinsi dengan jumlah pemilih terbesar di Indonesia, Jawa Barat memiliki peran strategis dalam peta politik nasional.













