CIMAHI, BEDAnews
Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Cimahi mengakui masih banyak warga Kota Cimahi yang rumahnya belum memilki aliran listrik PLN. Karenanya, melalui program Listrik Pedesaan (Lisdes), pihaknya mengusulkan kepada Pemprov Jabar membantu pemasangan listrik bagi keluarga tidak mampu di Kota Cimahi.
Kepala Bidang Pertamanan dan Penerangan Jalan Umum (PJU), Yani Rijaningsih melalui Kepala Seksi PJU, Aminullah mengatakan, awalnya anggaran program Lisdes di Kota Cimahi pada 2008 dan 2009, dibiayai oleh APBD Kota Cimahi dan bantuan Pemprov Jabar.
“Namun seiring dengan perubahan SOTK di Kota Cimahi, program ini tak bisa ditangani karena Bidang Energi dan Pertambangan dihapuskan, sehingga program Lisdes seluruhnya menjadi program Pemprov Jabar,” jelasnya.
Karena program Lisdes itu ditujukan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, akhirnya seksi PJU DKP Kota Cimahi diberikan tugas untuk mengelolanya sebagai bentuk pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat, namun tak memiliki kewenangan, karena secara struktur tidak ada bidang khusus yang mengurusnya.
Pada 2008, Kota Cimahi dianggap sudah diatas rasio elektrifikasinya, sehingga kabupaten kota lain di Jabar tak mempercayainya jika di Cimahi masih banyak warga yang belum memiliki fasilitas aliran listrik.
Dijelaskannya, sejak 2010 program Lisdes ditangani Bidang Energi dan Sumberdaya Mineral Wilayah III Bandung. Saat itu, pihaknya diundang dalam pertemuan pembahasaan terkait program lisdes, sehingga bisa menyosialisasikannya kepada masyarakat yang membutuhkan.
Namun, sejak perpindahan penanganannya oleh Pemprov Jabar, DKP mengaku kesulitan dalam palaksanaannya, karena tak ada kejelasan informasi mengenai petunjuk dan teknis dalam proses tersebut, informasi hanya bisa via telepon, bahkan dari kelurahanpun bisa langsung mengusulkan ke Pemprov Jabar.
Pada 2012, Kota Cimahi sudah mendapatkan bantuan Lisdes untuk 150 KK yang tersebar di sejumlah Kelurahan yang ada, sedangkan pada 2013 ini, dari Kelurahan Cipageran Kecamatan Cimahi Utara, Lurah setempat mengusulkan 207 KK untuk mendapatkan bantuan Lisdes dari Pemprov Jabar.
“Lurah Cipageran sudah mengusulkan warganya supaya mendapatkan fasilitas lisde, sehingga warga disana bisa menikmati penerangan listrik PLN, saat ini tinggal menunggu realisasi dari Pemprov Jabar,” terangnya.
Sementara menurut Rida, dari Bidang Energi dan sumber Daya Mineral Wilayah III Bandung menyebutkan, Pemprov Jabar menerima usulan dari Kabupaten Kota, usulan bisa disampaikan tanpa ditentukan kuota, namun realisasinya disesuaikan dengan ketersediaan anggaran. ”Kami tetap menerima usulan, namun karena keterbatasan anggaran, realisasinya disesuaikan dengan anggaran yang ada,” jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Cipageran Kecamatan Cimahi Utara mengadukan keluhannya kepada DPRD Kota Cimahi, karena masih ada warga di RW 13 Kelurahan Cipageran yang belum menikmati fasilitas aliran listrik PLN. (Bubun)











