Dan untuk masyarakat Indonesia? Kiranya kita sadar bersama: konflik di Timur Tengah bukanlah “perang jauh” yang tak berdampak. Setiap rudal yang melesat di Selat Hormuz diam-diam membebani APBN, melemahkan daya beli kita, dan merenggangkan ketahanan ekonomi nasional.
Selama DK PBB masih menjadi penonton mewah di panggung konflik global, selama itu pula rakyat Indonesia akan terus membayar harga dari ketidakmampuan dunia mengelola kedamaian.
*Sudah cukup menjadi penonton. Sudah cukup menjadi korban.*
*Inilah saatnya kita angkat suara.* Atau kita akan terus menjadi penonton dalam ketidakberdayaan yang sama. ***
Page 11 of 11













