Optimalisasi layanan juga didukung dengan penambahan fasilitas autogate di sejumlah tempat pemeriksaan imigrasi utama. Saat ini, sebanyak 298 unit autogate telah beroperasi untuk mendukung terbentuknya ekosistem layanan perlintasan yang terintegrasi atau seamless ecosystem.
Hendarsam mengatakan, kemudahan layanan menjadi salah satu faktor penting dalam memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pelintas internasional.
“Kami mendapati bahwa ternyata orang asing tidak melulu mencari yang gratisan. Pelintas berkualitas yang datang ke Indonesia justru mengharapkan kemudahan di sisi pelayanan imigrasi. Kami menghadirkan kemudahan tersebut melalui ekosistem yang seamless, dari penerbitan visa/izin tinggal hingga sistem perlintasan yang terintegrasi,” ujarnya.













