BANDUNG, BEDAnews.com – sampai saat ini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat masih dihadapkan kepada data ketenaga kerjaan yang belum valid, kondisi data yang tidak ada, serta data yang berbeda-beda. Sehingga Percuma kita membuat program yang high level, tetapi datanya nol.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat Drs. Moch. Ade Afriandie dalam acara Jabar Punya Informasi (Japri) #44 yang membahas masalah kondisi umum ketenagakerjaan di Jawa Barat, bertempat di halaman Museum Gedung Sate Jalan Diponegoro 22 Bandung. Jumat (4/10/2019).
Lebih lanjut dikatakan Ade, untuk bagaimana menjadikan Dinas tenaga kerja provinsi Jawa barat sebagai frontline ketenagakerjaan, membuat kami punya tugas dan tanggungjawab menyediakan data dan informasi yang valid bidang ketenagakerjaan di Jabar.













